Dampak pacaran terhadap Minat dan Motivasi Belajar
Abstract
Masa remaja merupakan perkembangan psikologis individu dalam mencari jati diri. Remaja mulai belajar mengenal dirinya, lingkungan, dan masyarakat sekitar. Perkembangan individu dalam menjati diri terjadi pada masa remaja. Remaja sendiri diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anak-anak dan masa dewasa. Pada masa remaja terdapat tugas perkembangan mengenai seks yang harus dikuasai yaitu hubungan dengan lawan jenis atau berpacaran. Berpacaran memberi dampak bagi remaja, terutama dalam minat dan motivasi terhadap belajar. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana pandangan orang-orang terkait dampak pacaran terhadap minat dan motivasi belajar. Penelitian dilakukan di Bandung menggunakan kuesioner dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. penelitian kualitatif adalah metode meneliti kondisi objek yang alamiah, di mana peneliti sebagai instrumen kunci. Sedangkan penelitian deskriptif Hasil penelitian ditemukan bahwa banyak orang yang masih memiliki perhatiannya mengenai pengaruh pacaran bagi minat dan motivasi belajar. Kesimpulan penelitian ini adalah pacaran memberi dampak bagi minat dan motivasi belajar seseorang tergantung bagaimana individu menjalankan kedua hal tersebut.
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, R. (2022). Pencapaian Hasil Belajar Manajemen Pendidikan Dalam Perspektif Motivasi Mahasiswa. Intelektualita, 10(02).
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980.
Afriansyah, A. B., Khususiyah, K., & Krisphianti, Y. D. (2018). Pengaruh Aktifitas Pacaran Terhadap Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas XI SMK Pemuda Papar. Nusantara of Research: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri, 5(1), 29–32.
Darminto, E. (2020). Perilaku Pacaran pada Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Tulungagung. Skripsi],(Surabaya: Universitas Negeri Surabaya, 2017).
Ekasari, M. F., & Rosidawati, A. J. (2019). Pengalaman pacaran pada remaja awal.
Wahana Inovasi: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat UISU, 8(1).
Karina, N. K. G., & Herdiyanto, Y. K. (2019). Perbedaan regulasi diri ditinjau dari urutan kelahiran dan jenis kelamin remaja Bali. Jurnal Psikologi Udayana, 6(1), 849–858.
Matondang, A. (2018). Pengaruh Antara Minat Dan Motivasi Dengan Prestasi Belajar.
Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(2), 24–32.
Nenggelis, S. A. (2019). Penetrasi Sosial Hubungan Pacaran pada Perempuan- perempuan yang Hamil di Luar Pernikahan (Studi Deskriptif Kualitatif pada Perempuan di Desa Bandar Setia).
Nurhayati, T. (2016). Perkembangan perilaku psikososial pada masa pubertas.
Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 4(1).
Oktiani, I. (2017). Kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Jurnal Kependidikan, 5(2), 216–232.
Rohim, D. C., & Rahmawati, S. (2020). Peran literasi dalam meningkatkan minat baca siswa di sekolah dasar. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 6(3), 230–237.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kuantitatif: quantitative research approach.
Deepublish.
Saputri, C. A., & Fatmawati, F. (2022). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pacaran Remaja di SMKN 2 Sewon. An Idea Nursing Journal, 1(01), 51– 59.
Saputro, K. Z. (2018). Memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja.
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25–32.
Tambunan, T. T. H. (2021). UMKM di Indonesia: perkembangan, kendala, dan tantangan. Prenada Media.
Refbacks
- There are currently no refbacks.